BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Showing posts with label PADANG RANCAK. Show all posts
Showing posts with label PADANG RANCAK. Show all posts

Berikan Tausiyah Halal Bi Halal BAPENDA Kota Padang, Mulyadi Muslim: Jadikan Silaturrahim Menambah Umur


“Setelah Ramadhan berakhir, kita disunnahkan merayakan Idul Fitri. Kemudian untuk mengekspresikan kegembiraan Idul Fitri tersebut dapat kita lakukan dengan bersilaturrahim” ucap Ketua Badan Pengelola Wakaf (BPW) Ar Risalah Sumatera Barat saat memberikan tausiyah Halal Bi Halal dihadapan ratusan pegawai Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) kota Padang di Palanta Walikota, Sabtu (9/6).

Lebih lanjut, Mulyadi Muslim menjelaskan dalam narasi ke Indonesiaan, silaturrahim dimaknai dengan saling berkunjung, sungkeman dan juga membuat acara Halal bi Halal untuk kelompok, komunitas, lembaga swasta dan bahkan negara. Kemudian, Dilihat dari segi tujuan,silaturrahim  punya tujuan yang mulia untuk mengokohkan persaudaraan, persatuan dan membangun kebersamaan. Tapi tidak sedikit acara Halal Bi Halal atau silaturrahim berbuah kesia-sian dan dosa. Karena acara yang dibuat dikemas dalam bentuk hiburan, perjudian, mengumbar aurat, ikhtilat, bergunjing, menumbuhkan memori cinta lama. Sehingga Inilah yang mesti diwaspadai oleh setiap muslim.

Mulyadi Muslim juga mengingatkan untuk menjadikan silaturrahim ini untuk menambah umur, membangun jaringan, dan menambah rezeki, dan tidak menjadikan silaturrahim sebagai ajang berbuat maksiat dan menambah dosa. (Fatih)

Sajikan 10.000 Bakcang dan Lamang Baluo, Kota Padang Raih Rekor Muri



Awal kepemimpinan Mahyeldi dan Hendri Septa torehkan prestasi. Kota Padang memecahkan 2 rekor muri sekaligus untuk penyajian makanan terbanyak sebanyak 10.000 dalam Festival yang diadakan pada 6-7 Juni 2019.

Festival 10.000 Bakcang dan Lamang Baluo menjadi saksi atas rekor muri tersebut . Festival yang diadakan di kawasan Batang Arau ini menyajikan 10.000 Bakcang Ayam dan Lamang Baluo. Bakcang ialah makanan tradisi etnis Tionghoa. Bakcang itu sendiri terdiri dari dua suku kata yaitu Bak yang artinya daging dan Cang yang artinya kue. Sedangkan Lamang ialah makanan tradisi Minangkabau.

Ketua Panitia, Alam Gunawan menyebutkan dalam pembuatan 10.000  makanan tersebut pihak panitia telah meminta tenaga-tenaga profesional.

"Dalam pembuatan Bakcang ada 7 orang profesional yang kita minta dan 15 orang profesional untuk pembuatan Lamang Baluo." Kata Alam saat pembukaan acara.


Walikota Padang, Mahyeldi berharap festival ini menjadi agenda rutin kota Padang bersama dua etnis tersebut.

"Festival ini kita rencanakan menjadi agenda rutin dan dapat dikemas lebih besar lagi tahun depan. Kami harapkan seluruh pihak dan warga kota Padang dapat mensukseskannya." Ujar Mahyeldi.

Tak hanya sebagai prestasi yang membanggakan bagi warga kota Padang. Hal ini turut memperlihatkan kepada yang lain bahwa keberagaman dan toleransi masih sangat kuat di kota Padang.

Selain itu, Pemko Padang menyebutkan akan menjadikan festival ini sebagai destinasi wisata kuliner kota Padang.

(dv)

Mulyadi Muslim: Ramadhan Adalah Sarana Latihan untuk Menjadi Ibadurrahman


"Ramadhan adalah sarana latihan untuk menjadi Ibadurrahman" ujar Ketua Badan Pengelola Wakaf (BPW) Ar Risalah Mulyadi Muslim saat menjadi Khatib Idul Fitri 1440 H di halaman kantor kecamatan Lubuk Begalung, Rabu (5/6).

Lebih lanjut, saat Khutbah Idul Fitri yang dihadiri oleh Camat Wilmar Mukhtar serta ratusan umat Islam kecamatan Lubuk Begalung ini, Mulyadi Muslim menjelaskan selama satu bulan penuh setiap mukmin ditempa untuk menjadi orang yang rendah hati, peduli pada sesama, terbiasa qiyamul lail bahkan bergadang untuk berdzikir kepada Allah, selalu berdoa terutama di waktu mustajab, merutinkan berinfak, memelihara lisan dari kata-kata kotor, disiplin, jujur dan memakan yang halal. Gambaran umum Ibadurrahman  tersebut terdapat dalam firman Allah SWT surat Al Furqon ayat 63 hingga 77.

Mulyadi Muslim juga mengajak  jamaah untuk mensyukuri nikmat yang ada, terutama nikmat iman dan rasa aman, sehingga bisa maksimal beribadah dan mengajak jama'ah untuk mendoakan umat Islam Palestina yang sedang berjuang melawan kezaliman zionis, karena doa adalah senjatanya orang orang beriman. (Fatih)

PCCF di Deklarasikan, Mulyadi Muslim Ingatkan Anak Muda Berperan Penting Dalam Membangun Kota Padang





 "Padang Creative City Forum (PCCF) ini sengaja dibuat untuk mengembangkan potensi-potensi anak muda yang bergerak di bidang ekonomi kreatif yang ada di Kota Padang," ujar Mulyadi Muslim sebagai salah seorang pembina komunitas milenial penggiat kreatifitas, saat menyaksikan deklarasi forum tersebut bersama Walikota Padang Mahyeldi. Deklarasi tersebut dilakukan oleh sejumlah komunitas anak muda kota Padang di Cafe Kupi Batigo, Kamis (30/5).

PFFC sendiri merupakan forum yang terafiliasi ke Indonesia Cretive City Network (ICCN) yang membidik generasi milenial untuk pengembangan ekonomi kreatif di seluruh kabupaten/ kota di Indonesia. Komunitas yang saat ini masuk kedalam PFFC diantaranya semua pegiat kreatifitas, mulai dari penulis, pengrajin, pelukis, pegiat bisnis online dan media sosial serta pelaku usaha kerajinan tangan dan lainnya.

Mulyadi Muslim juga mengingatkan Anak muda berperan penting dalam membangun Kota Padang. Salah satunya dengan membantu tugas pemerintah dalam mengembangkan ekonomi kreatif. Kemudian ia juga mengatakan tugas dan peran pemerintah adalah mengayomi masyarakat, memberikan pelayanan dan memudahkan akses masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka, salah satunya adalah memberikan lapangan kerja. Sehingga PFFC tersebut menjadi wadah penting dan strategis untuk menjadi mitra pemerintah mewujudkan misi pembinaan generasi muda dan ekonomi kreatif. (Fatih)

Masjid Agung Nurul Iman Adakan Buka Puasa Bersama Anak Yatim

"Program tersebut dalam rangka membangun kebersamaan pengurus Masjid dengan unit-unit yang ada dibawahnya. Kemudian untuk santunan anak yatim adalah program dari sekretariat Masjid yang di bulan-bulan sebelumnya dijadikan dalam bentuk tabungan emas." ujar Mulyadi Muslim selaku Ketua Masjid Agung Nurul Iman saat kegiatan buka puasa bersama dengan anak yatim di lantai 2 masjid tersebut, Sabtu (25/5)

Selain anak yatim binaan Masjid, kegiatan yang diadakan oleh pengurus Masjid Agung Nurul Iman tersebut juga dihadiri oleh KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji), RA (Raudhatul Athfal), TPQ (Taman Pendidikan Al Qur’an), dan Remaja Masjid. Setelah berbuka puasa bersama, setiap anak yatim yang hadir mendapatkan santunan dari pengurus Masjid Agung Nurul Iman.

Lebih lanjut, Mulyadi Menjelaskan khusus di bulan Ramadhan tabungan tersebut di serahkan dalam bentuk uang, dengan harapan bisa menambah kegembiraan mereka di hari raya. Ia juga berharap bantuan tersebut di gunakan untuk yang bermanfaat. (Fatih)

Mahyeldi Menerima Masterplan Pengembangan Ekonomi Syariah


Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah menerima masterplan pengembangan ekonomi syariah dari Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS). Masterplan tersebut diserahkan oleh Direktur Pengembangan Ekonomi Syariah Afdhal Aliasar dan Industri Halal KNKS, Analis Kebijakan Divisi Pengembangan Lifestyle dan Industri Halal KNKS Yopi Nursali di Rumah Dinas Walikota, Sabtu (25/5).

Mahyeldi mengapresiasi tim KNKS yang menyerahkan masterplan pengembangan ekonomi syariah, sehingga ia yang juga Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatera Barat punya pedoman yang terukur dalam mengembangkan ekonomi syariah di Sumatera Barat secara umum dan Padang khususnya. Kemudian dengan adanya masterplan ini, agenda pembangunan di kota Padang berbasis syariah lebih efektif dan efisien, karena pedoman ini sangat strategis bagi pemegang kebijakan.

Mendampingi Walikota Padang, Mulyadi Muslim selaku Sekretaris MES Sumbar dan Ketua Badan Pengelola Wakaf (BPW) Ar Risalah Sumbar menyampaikan bahwa wakaf adalah salah satu komponen pendukung pengembangan ekonomi syariah, maka BPW Ar Risalah Sumbar juga siap bersinergi dengan KNKS, apalagi BPW Ar Risalah Sumbar sudah dibolehkan menerima wakaf uang, sehingga bisa menjadi alternatif modal pengembangan ekonomi syariah yang komprehensif dan terukur. (Fatih)

Mulyadi Muslim: Sosialisasi dan Edukasi Wakaf Uang Secara Optimal



"Masyarakat yang hadir bisa dengan mudah mendapatkan info tentang wakaf uang " Ujar Mulyadi Muslim selaku Ketua Badan Pengelola Wakaf (BPW) Ar Risalah Sumatera Barat Sumbar saat menanggapi kegiatan penghimpunan wakaf  yang dilakukan oleh BPW Ar Risalah di lantai 2 Basko Grand Mall, Kamis (23/5).

Mulyadi menambahkan kegiatan ini adalah tindak lanjut dari launching program wakaf uang  sebelum Ramadan kemarin. Kemudian, kegiatan ini juga dalam rangka edukasi dan sosialisasi ke masyarakat, oleh sebab itu Ar Risalah bersinergi dengan berbagai pihak, yang diantaranya adalah Managerial Basko Grand Mall.

Selain itu, Mulyadi juga berterima kasih kepada pihak manajemen yang berkenan memberi ruang kepada BPW Ar Risalah untuk sosialisasi wakaf uang kepada pengunjung, ia juga menargetkan di tahap awal, pada tahun ini sosialisasi dan edukasi wakaf secara optimal dapat dilakukan. (Fatih)

BPW Ar Risalah Sumbar Himpun Wakaf Uang di Basko Grand Mall

Badan Pengelola Wakaf (BPW) Ar Risalah Sumatera Barat himpun wakaf uang di lantai 2 Basko Grand Mall, Kamis (23/5). Kegiatan tersebut dilakukan setiap harinya selama Ramadhan dan dimulai dari hari ini sampai 3 Juni 2019 atau dua hari menjelang lebaran. Sedangkan untuk waktunya dibuka dari jam 15.00 WIB sampai adzan maghrib atau berbuka puasa.

Mulyadi Muslim selaku Ketua BPW Ar Risalah Sumbar menyampaikan kegiatan ini adalah tindak lanjut dari launching program wakaf uang  sebelum Ramadhan kemarin. Kemudian, kegiatan ini juga dalam rangka edukasi dan sosialisasi ke masyarakat, oleh sebab itu Ar Risalah bersinergi dengan berbagai pihak, yang diantaranya adalah Managerial Basko Grand Mall.

Hendra selaku Pelaksana Kegiatan Penghimpunan Wakaf BPW Ar Risalah Sumbar dilapangan mengatakan, masyarakat nantinya selain bisa berwakaf uang, bertanya, berkonsultasi seputar wakaf uang. Mereka juga bisa berwakaf Al Qur'an serta berwakaf untuk pembebasan lahan. Dan untuk informasi online serta berwakaf via internet, masyarakat bisa membuka portal wakaf Ar Risalah di www.waqafarrisalah.or.id. (Fatih)

Amanah Baru Mahyeldi-Hendri Di Awali Dengan Hikmah




Langkah itu dimulai sejak 27 Juni 2018 lalu, setelah dinyatakan Mahyeldi-Hendri yang terpilih menjadi Pemimpin baru kota Padang. Dengan penuh hikmah Mahyeldi-Hendri mengawali kemenangan dengan penuh syukur.


“Terimakasih, tentunya dengan izin Allah SWT, kita telah memenangkan pilkada  hari ini”, ucap Mahyeldi pada Pilkada 2018 lalu.

Kini, saatnya Mahyeldi-Hendri menjalankan amanahnya. Senin(13/5) siang Rapat Paripurna di laksanakan. Rapat dalam rangka pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Padang masa jabatan 2019-2024. Rapat dibuka oleh Ketua DPRD Kota Padang, Elly Thrisyanti.

Sebelum rapat dimulai, lantunan ayat suci Alquran dibacakan ditambah dengan doa menjadi pembuka rapat yang diadakan sekali 5 tahun itu.

Pelantikan Mahyeldi-Hendri diawali dengan hikmah. Seusai pembukaan, Ketua DPRD, Elly mempersilahkan pimpinan baru Padang itu untuk menyampaikan visi-misinya.

Mahyeldi mengatakan walikota dan wakil walikota tersebut akan merangkul warga untuk bersama membangun Padang yang lebih maju lagi.

"Walikota dan Wakil Walikota bukan pemimpin yang berkuasa namun kami mengajak semua warga melangkah ke depan, memastikan Padang yang maju.", ujar Mahyeldi

(RP)

Danrem 032 Cek Perekembangan Pohon Program "Sejuta Pohon"

BABARITO, Padang, Komandan Korem 032/Wbr Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.I.P melaksanakan peninjauan dan pengecekan terhadap pohon yang ditanam dalam aksi penanaman sejuta  pohon yang dilaksanakan beberapa waktu lalu pada hari Senin (22/4/2019).

Dalam pengecekan ini, Danrem didampingi oleh Ketua Yayasan Peduli Anak Bangsa bapak Arifin Jayadiningrat dan rombongan, Kasrem 032/Wbr Kolonel Inf Edi Nurhabat, para Kasirem, Dandim 0312/Pdg Letkol Czi Rielman Yudha, Danramil 06/Koto Tangah Kapten Inf Setianis, serta turut juga hadir Waaster Kasdam I/BB Letkol Arm Azhari, Para Babinsa Kodim 0312/Padang, Tokoh muda Pertanian Kota Padang Eri Santoso, serta masyarakat sekitar.

Tokoh Petani Kota Padang, Eri Santoso sangat mengapresiasi langkah Danrem yang sangat peduli terhadap kondisi pantai Kota Padang.

"Pak Danrem beserta jajaran antusias sekali dalam Program Sejuta Pohon. Tentu nanti ketika Pohon ini tumbuh subur, bukan hanya warga Kota Padang yang menikmatinya, pengunjung dan wisatawan juga akan merasakan teduh dan indahnya pantai Kota Padang," ujar Eri ketika diwawancarai Tim Babarito.

Setelah melaksanakan pengecekan, Danrem dan rombongan merasa cukup puas karena ternyata perkembangannya cukup bagus dan hampir semua hidup.

"Alhamdulillah perkembangan pertumbuhannya sangat baik dan ini kelihatan dari banyaknya tunas muda yang tumbuh di tiap-tiap pohon", ungkap Danrem.

Danrem menjelaskan, penanaman sejuta pohon ini sendiri dilaksanakan sebagai langkah antisipatif Korem 032/Wbr, Pemda Sumbatera Barat, BPBD dan Instansi terkait lainnya dalam Mitigasi bencana Tsunami. Dengan penanaman pohon-pohon di sepanjang pantai di Wilayah Sumatera Barat ini  dan Kota Padang pada khususnya diharapkan dapat meminimalisir dampak bencana alam tsunami apabila terjadi sewaktu waktu.

Penanaman sejuta pohon ini juga dalam pelaksanaannya menggunakan BIOS 44 yang belakangan ini gencar disosialisasikan dan oleh Korem dan sudah terbukti manfaatnya baik kepada para petani, petambak ikan maupun udang. Selain bermanfaat bagi para petani, BIOS 44 ini juga bermanfaat dalam menormalkan air, membentuk struktur tanah, serta efektif untuk mengurangi kebakaran lahan gambut.

" Kami berharap masyarakat setempat serta pengunjung yang melakukan wisata pantai agar mari sama-sama kita menjaga dan merawat pohon agar tumbuh dan berkembang dengan baik dan nantinya kita sendiri dan keluarga yang akan menikmati hasil dan manfaat dari pohon-pohon tersebut," tutup Danrem.

(apuk/es)

Catatan Kampanye 02, Sederhananya Keluarga Walikota Padang


Padang, BABARITO - Hegemoni Kampanye Akbar Capres 02 Prabowo Subianto memang sudah diperkirakan publik sebelumnya. Hal ini wajar mengingat pada Pemilu 2014 Prabowo mendapatkan kemenangan mutlak di Sumatera Barat dengan perolehan hampir mencapai 80% suara. Hampir 5 tahun berlalu, nama Prabowo tetap harum di Ranah Minang. Ramainya sambutan dari Bandara Internasional Minangkabau sampai ke lokasi Kampanye di Danau Cimpago adalah hal yang wajar.

Terlepas dari gegap gempita Kampanye Akbar Prabowo, ada satu sosok yang menjadi perhatian publik. Adalah Walikota Padang, Mahyeldi, yang baru saja memastikan kembali melanjutkan kepemimpinannya di Padang sampai 2024 lewat kemenangan cukup telak di pilwako akhir 2018 lalu. Izin cuti yang diajukannya menjadi topik netizen hingga media nansional.

Mahyeldi yang merupakan Ketua MPW PKS Sumbar, memang mempersiapkan diri mewakili Partai untuk berorasi menunjukkan dukungan penuh PKS terhadap Prabowo di Sumatera Barat.

Ada fenomena menarik dari Mahyeldi, bukan sosoknya yang mulai dikenal di media nasional, melainkan sosok keluarganya yang bersahaja.

Di saat Mahyeldi sedang berada di atas Panggung Utama Kampanye Prabowo Sandi. Terlihat di belakang keramaian massa, ada istri dan anaknya yang bertugas sebagai Tim Relawan Kebersihan Kampanye Prabowo.

Hal ini tentu saja menarik perhatian netizen yang mengenali keluarga Mahyeldi. Tidak sedikit netizen yang mendokumentasikan anak lelaki Mahyeldi, Taufiqurrahman, sedang memungut sampah dan berkeliling dengan karung menjadi tong sampah keliling.

Beragam komentarpun hadir ketika masyarakat mengetahui pemuda pemungut sampah itu merupakan anak dari Walikota Padang.

Hendry, salah satu netizen, mengomentari sosok Taufiq yang sederhana tak terlepas dari didikan Mahyeldi dan Harneli.

Mahyeldi di laman facebooknya juga mengunggah foto yang didapatkan dari netizen, sembari menyapa pengikutnya di laman facebook.

"Saat saya masih sibuk melayani permintaan selfie di dekat panggung bersama warga, ada anak muda di barisan belakang sedang sibuk sendiri. Warga Kota Padang ada yang kenal? Kalau Warga Kecamatan Kota Tangah tahu anak muda ini?", tulis Mahyeldi sembari menundang respon Warga.

(*)

Madrasah Bantuan Warga Padang Untuk Lombok Diresmikan


Delapan bulan sudah ratusan pelajar Yayasan Pendidikan Syamsul Huda Lombok Utara belajar di bawah tenda pengungsian. Kini para pelajar tersebut dapat kembali belajar dengan nyaman seperti sediakala.

Madrasah mereka yang hancur akibat gempa pada Agustus 2018 lalu telah selesai dibangun kembali.  Hal ini merupakan  bantuan dari warga Kota Padang, Sumatera Barat. Selasa (26/03/2019), Madrasah Syamsul Huda tersebut diresmikan secara bersama oleh Gubernur NTB, Wali Kota Padang dan Bupati Lombok Utara.

Hasan selaku ketua Yayasan mengatakan, Madrasah Syamsul Huda memiliki siswa MI sebanyak 104 orang, MTs 46 orang dan PAUD 52 orang. Hasan mewakili warga Lombok Utara mengucapkan banyak terimakasih kepada warga kota Padang.

"Siswa dan wali murid sangat senang sekali dengan bangunan sekolah yang baru ini. Ada enam ruang kelas, satu aula dan  satu mushalla. Sekali lagi, kami warga Lekok mengucapkan terimakasih pada warga Kota Padang", ucap Hasan saat sambutan peresmian Madrasah baru.
Sementara itu, Gubernur NTB yang diwakili Staf Ahli Bidang Sosial Kemasyarakatan, Wisma Ningsih mengucapkan terimakasih atas bantuan dan kepedulian warga Kota Padang  terhadap warga NTB yang tertimpa bencana gempa.

Hal senada juga disampaikan Bupati Lombok Utara yang diwakili Sekretaris Daerah Suhardi. Ia mengatakan, kepedulian antar sesama merupakan cikal bakal dari persatuan bangsa dan negara.

"Kami dari Pemerintah Kabupaten Lombok Utara mengucapkan terimakasih atas bantuan warga Kota Padang, Pemerintah Kota Padang dan Baznas Kota Padang. Sehingga anak-anak kami bisa lebih nyaman lagi dalam menuntut ilmu", ujar Suhardi.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Padang, Mahyeldi mengatakan, bantuan dari warga Kota Padang merupakan bentuk kepedulian antar sesama untuk merajut ukhwah islamiyah.

"Kita juga pernah dilanda bencana dan banyak bantuan yang kita terima", ungkap Mahyeldi.

Lebih lanjut dijelaskan, dipilihnya pembangunan sekolah sebagai peruntukan bantuan karena pendidikan merupakan awal dari semua hal. Walaupun pendidikan bukan segalanya.

"Disamping itu, pada tahun 2035 kita akan menghadapi bonus demografi. Dimana 70 persen jumpah penduduk Indonesia akan diisi oleh generasi muda", tutur Mahyeldi.

Untuk itu, Mahyeldi menegaskan peran madrasah sangat menentukan dalam menciptaan generasi muda calon pemimpin bangsa. "Menghadirkan generasi muda yang bertalenta dengan wawasan dan keilmuan yang mempuni butuh keseriusan semua dalam dunia pendidikan", tambah Mahyeldi yang didampingi Baznas Kota Padang dan beberapa pimpinan OPD Pemko Padang.

(ulil/venny)
Sumber : Humas Pemko Padang

Ar Risalah Jalin MOU Dengan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Islam Tazkia



Selasa(12/3) Ar Risalah melakukan penandatangan MOU dengan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Islam Tazkia, MOU tersebut berkaitan dengan penerimaan siswa memalui jalur beasiswa prestasi ke STEI Tazkia yang insyaallah akan dilaksanakan tanggal 28 Maret mendatang . Kerjasama ini diwakili oleh Kepala sekolah MA Perguruan Islam Ar Risalah Ust. Aslam Hadi, Lc dan Wakil Rektor STEI Tazkia, Ustadz Miftakhus Surur, M.Sc  bertempat di Kantor Madrasah Aliyah Perguruan Islam Ar Risalah.

Miftakhus Surur yang merupakan Wakil Rektor STEI Tazkia mengatakan  bahwa kerjasama ini adalah sebagai sarana dalam mempererat silaturrahmi antara kedua lembaga, selain itu siswa yang memiliki kompetensi dan Hafiz Qur’an dapat mengikuti seleksi jalur beasiswa yang akan diadakan tanggal 28 maret mendatang di Perguruan Islam Ar Risalah.

“Kami berharap siswa Ar Risalah  yang mau belajar ke tazkia lebih mudah lagi melalui jalur beasiswa prestasi ini “, ujarnya.

Hal yang senada juga diungkapkan oleh Kepala Sekolah MA Ar Risalah. Menurutnya kerjasama ini merupakan program yang sangat baik bagi siswa karena siswa yang berminat dalam Program Ekonomi Syariah dapat menyalurkan bakat serta minatnya di program tersebut, selain itu  kita menginginkan siswa kita setelah tamat dari ar risalah ini tidak hanya cerdas tetapi juga berakhlak yang baik dan hal tersebut ada kurikulum pendidikan Tazkia.

Ia menambahkan bahwa setiap tahunya siswa Ar Risalah selalu berminat untuk bersekolah ke STEI Tazkia “siswa kita banyak yang berminat masuk ke Tazkia tetapi biasanya  melalui Jalur formal saja, Alhamdulillah  dengan adana Kerjasama MOU sekarang siswa kita bisa mengikuti jalur beasiswa pendidikan”, ujarnya.

Sumber : Humas Ar Risalah

Ratusan Anak Yatim Belanja Bareng PKPU HI Sumbar


Panas yang cukup terik di hari Minggu (3/3) tidak menyurutkan keceriaan dan kegembiraan para yatim yang akan mengikuti program Belanja Bareng Yatim PKPU Human Initiative. Kegiatan Belanja ini bertempat di komplek pertokoan buku Sari Anggrek, Padang.  Sebelum adzan dzuhur berkumandang lokasi ini sudah dipadati oleh anak-anak yang mulai berdatangan.

Dalam sambutannya Hendra Nafsosianto selaku Kepala Cabang PKPU Human Initiative Sumbar menyampaikan bahwa ada 100 anak yatim yang ikut berbelanja. Anak anak yatim tersebut dipilih tidak hanya dari kota Padang namun juga kota Pariaman.

"Cakupan wilayah penerima manfaatnya pun kita perluas, tidak hanya dari kota Padang, tapi juga kita pilih dari wilayah Padang Pariaman." jelas Hendra dalam sambutannya.

Dalam acara tersebut banyak pihak yang ikut terlibat seperti para karyawan PLN, Bank Nagari Syariah, BPKP serta guru guru dari SDIT sekitaran Padang. Mereka semua terlibat dalam menyalurkan donasi demi terwujudnya acara belanja tersebut.

"Nanti anak-anak yatim ini akan berbelanja kebutuhan perlengkapan sekolah dengan jenis dan model yang mereka inginkan sembari didampingi oleh relawan PKPU Human Initiative. Kami mengucapkan terimakasih kepada sejumlah pihak ikut terlibat untuk menyalurkan donasi untuk kegiatan ini, seperti dari karyawan PLN, Bank Nagari Syariah, BPKP Sumbar, SDIT Marhamah, SDIT Buah Hati dan lainnya.", tambah Hendra.

Kegiatan BBY ini berlangsung sekitar kurang lebih 1,5 jam. Selama kegiatan berlangsung terlihat jelas antusiasnya mereka memilih sendiri keperluan peralatan sekolah yang mereka inginkan. Dalam kegiatan tersebut anak-anak juga mendapatkan motivasi dari lawyer sekaligus perwakilan manajemen Toko Buku Sari Anggrek, Bapak Miko Kamal, P.hd. 

"Saya dari kecil sudah jadi yatim piatu, alhamdulillah berkat kegigihan dan usaha bisa menyelesaikan pendidikan formal sampai tingkat tertinggi. Menjadi yatim tidak mesti identik dengan keterbatasan, tapi harus optimis untuk meraih cita-cita ungkap peraih P.hd. dari University Sydney ini.”, ujar Miko saat memberikan motivasinya pada anak anak.

Fajar, salah seorang yatim dari Kuranji dengan mata berbinar menceritakan apa yang sudah dibelinya, ada kotak pensil, buku tulis, pensil dan meja belajar kecil bergambar kartun favoritnya. Desi, sang ibu merasa sangat terbantu untuk mencukupi kebutuhan belajar anaknya dan berharap semakin banyak anak yang bisa terlibat di kegiatan seperti ini.

Sebagai upaya mejaga amanah dari para donatur, sebelumnya telah dilakukakan survey untuk memastikan penerima manfaat memang layak untuk mendapatkan bantuan
(D)

Letakkan Batu Pertama, Mahyeldi: Mapolresta Padang akan punya Masjid yang representatif

Walikota Padang, Mahyeldi meletakkan batu pertama
Masjid Mapolresta Padang
Padang, BABARITO – Markas Kepolisian Resor Padang akan segera memiliki masjid yang representatif. Wacana pembangunan yang diusulkan oleh Kapolresta Padang, Kombes Pol H. Yulmar Try Himawan sejak awal menjabat ditanggapi positif oleh Walikota Padang, H. Mahyeldi. Mahyeldi meyakini, keberadaan masjid tersebut akan menjadi salah satu tempat bagi warga sekitar Mapolres untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah.

“Alhamdulillah, niat baik jajaran Polresta Padang untuk membangun Masjid yang representatif di makonya ini dapat berjalan lancar dan selesai sesuai harapan. Sebentar lagi Mapolresta Padang akan punya Masjid yang representatif,” ucap Walikota yang giat meningkatkan peran keagamaan di masyrakat ini.

Apresiasi ini disampaikan Mahyeldi pada acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid pada Jum'at (22/02). Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Kapolresta Padang Kombes Pol H. Yulmar Try Himawan, Kapolsek se-Kota Padang, dan stakeholder terkait lainnya.

Selain itu, Mahyeldi berharap dengan hadirnya Masjid ini juga diyakini akan memberikan suasana religius bagi masyarakat khususnya anggota kepolisian di jajaran Polresta Padang.

“Kita yakin dan optimis Polresta akan memfungsikan Masjid ini dengan sebaik-baiknya. Di samping sebagai sarana beribadah shalat wajib lima waktu diharapkan juga diiringi dengan aktivitas shalat sunat dan berbagai syiar keagamaan lainnya. Insya Allah, hal ini akan menambah kebaikan-kebaikan bagi kota Padang khususnya di lingkungan keluarga besar Polresta Padang,” ujarnya.

Sementara itu Kapolresta Padang, Kombes Pol H. Yulmar Try Himawan mengatakan niat membangun masjid ini sudah ada dalam fikirannya sejak awal berdinas di Kota Padang. Dia menuturkan, di tempat ia berdinas sebelumnya hampir setiap Polresta itu punya masjid/mushalla yang representatif.

“Polresta Padang ini sudah punya sebetulnya, namun masih perlu kita tingkatkan. Mengacu kepada hal tersebut kita berinisiatif dan didukung berbagai pihak, baik Pemko Padang dan masyarakat, serta donatur akhirnya kita bisa melakukan pembangunannya,” sebutnya.

Yulmar menyebutkan awalnya akan menggunakan Masjid yang dibangun untuk aktivitas ibadah dan kegiataan keagamaan Anggota Kepolisian Resor Padang dan masyarakat yang berurusan di Polres. Namun dengan melihat kebutuhan masyarakat sekitar, Masjid juga bermanfaat bagi warga yang berkunjung di Kawasan Pasar Raya dan Kawasan RTH Imam Bonjol Padang.

"Insya Allah Masjid ini akan kita gunakan sebagai  tempat sholat jum'at juga ke depannya," tutup Kombes yang dikenal religius ini.

(er/ap)

Mahyeldi : Kehadiran Biro Umrah Bina Insani Tour mengobati kerinduan Masyarakat untuk ke Baitullah


PADANG, BABARITO - Bertambah lagi Tour dan Tarvel berizin Kemenag di Kota Padang. PT. Bina Insani Tour (BIT) membuka cabangnya di kota Padang untuk mengurus calon jamaah Umroh di Sumatera Barat pada Jum'at siang (8/2).

Kepala Cabang BIT Sumatera Barat, Urwatul Wutsqa menyebutkan BIT memiliki target memberangkarkan 1 Rombongan untuk dua bulan pertama dan 2 Rombongan untuk bulan selanjutnya hingga akhir 2019. Selain itu, pada gelaran Soft Launching yang ditandai acara makan bersama Anak Yatim dan Dhuafa se-Kota Padang, dia juga menyampaikan kehadiran BIT memprioritaskan kepastian Jamaah untuk berangkat menunaikan Ibadah Umrah.

"Kami akan memberikan harga Promo wajar di dua bulan pertama, dengan margin minimalis untuk menarik. Di bulan selanjutnya kita juga akan berikan harga terjangkau, namun dengan pelayanan yang baik, dengan penginapan minimal hotel bintang 4. Dan Fokus utama kami dari penentuan harga adalah kepastian Jama'ah bisa berangkat menunaikan Umrah, insya Allah," ujar Alumnus Universitas Islam Madinah ini.


Perwakilan Kemenag Kota Padang, Aprizal menyebutkan, kehadiran biro Umrah di Kota Padang sangat dibutuhkan. Dia mengatakan rata-rata 20 orang tiap harinya mendaftar untuk berhaji. Hingga saat ini, antrian untuk Sumatera Barat sudah masuk 19 tahun keberangkatan, hal ini tentu saja membuka peluang besar bagi Biro Umrah untuk melayani jamaah yang rindu ke Baitullah.

Hal senada juga disampaikan oleh Walikota Padang, Mahyeldi. Mahyeldi yang hadir untuk soft launching dan makan bersama Anak Yatim di kantor BIT Sumbar, menyampaikan BIT dapat mengobati rasa rindu Jamaah yang ada di Kota Padang dan Sumatera Barat.

"Kita mendorong PT Bina Insani Tour agar segera selesaikan perizinan di Sumbar, masyarakat sudah banyak yang rindu ke Baitullah. Kita di Pemko juga punya program-program berkaitan dengan Umrah. Kita siapkan Rendang untuk bekal jamaah luar Padang yang bersedia transit dan menginap di Padang. Kita juga punya program mengumrahkan pegawai Pemko yang berprestasi, untuk masyarakat yang menjalankan Program 1821, dan bagi pendonor darah yang telah lakukan donor 130x di PMI," ujar Mahyeldi di Kantor yang bertempat di Jalan Raya Ampang, no.6, Kuranji, Padang ini.

PT. Bina Insani Tour sendiri telah beroperasi sejak tahun 2007. Dimulai dari Kota Bandung, kini BIT telah memilihi kantor cabang di beberapa Kota Besar di Indonesia dan berpusat di Jakarta. Meski baru mendirikan cabang di Sumatera Barat, PT. Bina Insani Tour ini layak disebut sebagai Travel Umrah Urang awak. Pemilik sekaligus Drektur Utama PT. Bina Insani Tour merupakan Putera asli Maninjau, H. Yos Meilano. Ditargetkan, dalam tahun ini, PT. Bina Insani Tour cabang Sumatera Barat dapat memberangkatkan 1.000 jamaah. Keberangkatan pertama pun dijadwalkan pada Maret 2019.

(bap)

Peserta Tradisi Serak Gulo Meningkat, Mahyeldi: Proses Akulturasi di Padang Sangat Kuat



Tradisi keturunan muslim India, Serak Gulo (tebar gula), semakin menjadi daya tarik di Kota Padang. Tradisi ini telah menjadi kalender tahunan pariwisata Kota Padang sejak 2018 lalu. Hal itu terbukti dengan meningkatnya jumlah peserta yang mengikuti tradisi ini sampai hampir tiga kali lipat dari tahun sebelumnya.

"Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat khususnya yang dari rantau dan masyarakat Himpunan Keluarga Muhammadan (HKM) Kota Padang yang telah melaksanakan tradisi serak gulo. InsyaAllah kita dari Pemerintah Kota Padang berkomitmen akan melaksanakan tradisi serak gulo ini setiap tahun dan terus meningkatkan pelaksanaannya," kata Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah seusai pelaksanaan Serak Gulo, Selasa (5/2).

Ia mengatakan, pada pelaksanaan selanjutnya, Pemko Padang bersama dengan masyarakat HKM Padang akan berusaha meningkatkan, menyempurnakan, dan melibatkan diantaranya Kedutaan Besar India.

"Alhamdulillah pada hari ini, dari kedutaan besar Indonesia yang ada di New Delhi juga dapat hadir di sini," ujarnya.

Dengan kedatangan Dubes Indonesia dari India ini, sambung Mahyeldi, menunjukkan bahwa dubes juga memberikan dukungan terhadap pelaksanaan tradisi ini.

"Alhamdulillah pelaksanaan tahun ini jauh meningkat dari tahun sebelumnya," katanya.

Lebih jauh disebutkan, acara serak gulo ini sejatinya merupakan ajang silaturahmi, membangun semangat kebersamaan di antara masyarakat Muhamadan dan seluruh masyarakat Kota Padang, karena memang Kota Padang proses akulturasi dan suku-suku yang ada di Kota Padang ini sudah terjalin sangat kuat sekali.

"Sehingga proses akulturasi sangat baik di Kota Padang. Begitu juga dengan masyarakat Cina," sebutnya.

Oleh karena itu, kata Mahyeldi, kegiatan ini akan terus dipelihara, akan terus dirawat. Karena memang dengan semangat ini pula Indonesia bisa merdeka.

"Suksesnya ini juga tidak terlepas dari terlibatnya media sosial dan pihak-pihak yang membantu publikasi melalui spanduk-spanduk, dan media cetak serta televisi. Karena ini merupakan agenda rutin yang kita lakukan setiap tahunnya dan mendapatkan dukungan dari DPRD Kota Padang," sebutnya.

Untuk ke depannya, pihaknya bersama dengan masyarakat Muhamadan akan menambahkan agenda dari acara ini. Nantinya akan ada  kuliner, seni, budaya, dan ceramahnya. Sehingga ini menjadi satu paket yang lengkap dan masyarakat bisa lama menikmatinya.

"Budaya ini mahal, oleh sebab itu kita sebagai anak bangsa harus menjaga dan merawat semangat kesatuan bangsa," katanya.

Ketua Umum HKM Padang, Ali Khan Abu Bakar mengatakan, selain bentuk syukuran, acara serak gula ini juga suatu penghormatan kepada ulama. Kegiatan tradisi ini hanya ada di 3 negara di dunia yakni India, Singapura dan Indonesia yang satu-satunya hanya ada di Kota Padang.

"Ini adalah cara ulama membangun keakraban, kebersamaan, dan silahturahim antara masyarakat muslim India," ujarnya.

Sumber : Humas Kota Padang

Pemko Padang Siapkan 5.000 Rumah Warga Sebagai Penginapan Penas XVI

Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat menyiapkan 5.000 rumah warga sebagai lokasi penginapan peserta Pekan Nasional (Penas) Petani-Nelayan XVI yang akan digelar pada 2020.

“Rumah warga yang dipakai sebagai tempat penginapan tersebut berlokasi di Air Pacah dan Nanggalo, kami membantu membenahi air minum, kamar, dan WC," kata Wali Kota Padang Mahyeldi di Padang, Jumat.

PadaRapat Persiapan Penas bersama Pemprov Sumbar, Mahyeldi menyampaikan pihaknya juga akan mengisi kolam ikan dengan bibit dan menanami lahan dengan tanaman.

"Saat Penas Tani berlangsung, peserta yang tinggal di rumah penduduk membayar minimal Rp125 ribu pper hari untuk makan dan tinggal yang semuanya murni untuk masyarakat setempat,"kata dia.

Mahyeldi menyebutkan jumlah peserta pada Penas XVI 2020 sekitar 60.000 orang.

Dengan acara ini, perputaran uang di Kota Padang, khususnya di tiga kecamatan lokasi acara juga meningkat. Kesempatan ini dapat pula dilirik oleh UMKM yang ada di Kota Padang untuk menyediakan barang-barang kebutuhan para tamu, ujarnya.

Sementara Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menyampaikan dalam rangka menyukseskan Penas XVI Tahun 2020 pihaknya perlu melakukan sinkronisasi dengan Pemerintah Kota Padang.

Nasrul mengatakan anggaran sebesar Rp21 miliar yang telah dianggarkan Pemerintah Kota Padang belum cukup untuk biaya penimbunan lahan, untuk itu Pemerintah Provinsi akan memberikan bantuan melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang akan dialokasikan pada perubahan anggaran 2019.

“Secara teknis akan dihitung oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Sumatra Barat dan Dinas PUPR Kota Padang. Masalah yang belum duduk adalah tanggung jawab pemerintah pusat di dalam PENAS tani ini, untuk itu pada 13 Februari akan datang tim dari Penas tani dan Kementerian Pertanian ke Sumatra Barat terkait pembagian tugas, kata dia.

Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura dan Perkebunan Sumatera Barat, Candra menjelaskan Penas XVI yang akan digelar pada 20 – 25 Juni 2020.

Acara berlokasi di Komplek Pusat Pemerintahan Balaikota Air Pacah Kecamatan Koto Tangah, Kecamatan Nanggalo dan Kecamatan Kuranji.

“Total lahan yang diperlukan dan tersebar di tiga kecamatan tersebut 55 hektare dan total biaya pelaksanaan sebesar lebih kurang Rp80 miliar yang mencakup biaya jalan dan arsitektur," kata dia.(*)

(Antara Sumbar)

Mahasiswa Malaysia Pelajari Sejarah Islam Minangkabau ke Kota Padang


Sebanyak 28 orang mahasiswa University Sains Malaysia melakukan kunjungan ke Kota Padang, Senin (21/1). Mereka akan berada di Kota Padang selama 6 hari ke depan, dengan serangkaian kegiatan dan kunjungan ke beberapa tempat di ibukota propinsi Sumatera Barat itu.

Agenda pertama mereka di ranah Minang adalah mengunjugi Masjid Agung Nurul Iman Padang. Rombongan yang dipimpin oleh Ir. Dr Abu Bakar Bin Hasan ini disambut oleh Ketua Masjid Agung Nurul Iman Mulyadi Muslim, Lc. MA bersama sekum Dr. Sudarman dan segenap pegawai.

”Untuk kegiatan di hari pertama dilakukan di Masjid Nurul Iman kegiatan diawali dengan ramah tamah, presentasi sejarah perkembangan Islam di Minangkabau oleh Dr. Sudarman dan simulasi pemakaian jilbab ala masyarakat Malaysia  Minangkabau,” kata Mulyadi saat dikonfirmasi awak media terkait kunjungan dari mahasiswa negeri jiran tersebut.

Menurut Mulyadi, hubungan masyarakat Minang dengan Malaysia sangat kuat sejak dulunya hingga sekarang karena adanya kesamaan adat dan budaya.

“Bahkan jauh sebelum Indonesia dan Malaysia menjadi negara tersendiri kita sudah bernaung dalam suatu himpunan nusantara. Tetapi yang lebih menguatkan ikatan itu semua adalah kesamaan akidah atau ikatan agama. Karena kita sesama muslim maka kita bersaudara,” paparnya.

Dalam sambutannya Mulyadi Muslim atas nama pengurus masjid juga menyampaikan ucapan selamat datang di Ranah Minang untuk para tamu tersebut.

“Semoga betah dan berkesan dengan keindahan kota dan keramahan masyarakatnya,” harapnya.

Sumber : SIPP FM

Wajarlah Adipura Untuk Kota Padang


Lagi dan lagi kota Padang kembali meraih piala Adipura di tahun 2019. Padang menjadi satu satunya kota di pulau Sumatera yang meraih Adipura untuk kategori kota besar. Setelah tahun kemarin, tahun ini kembali Kota Padang dipercaya untuk memegang gelar kota terbersih.

Penghargaan tersebut menunjukkan bagusnya komitmen warga kota Padang dalam menjaga kebersihan. Hal tersebut juga tak terlepas dari peran walikota padang Mahyeldi. Sosok yang selalu memberikan seluruh kemampuan untuk kemajuan kota Padang.

Walikota Padang, Mahyeldi yang mempunyai tagline “Memimpin Adalah Melayani” bukan hanya sekedar kata kata belaka. Terlihat di suatu momen saat itu beliau sedang joging di pantai Padang. Beliau langsung turun tangan membersihkan area sekitar pantai.

Dalam bukunya yang berjudul "Memimpin adalah Melayani", politisi PKS ini menyebutkan “Kota Padang harus segera berbenah dan berjalan kencang. Kesempatan kadang hanya ada sekali. Ketika suatu kesempatan tidak bisa diraih, bisa jadi kesempatan yang kedua atau ketiga tidak ada sama sekali. Oleh karena itu selagi ada kesempatan untuk berbuat sesuatu yang terbaik untuk masyarakat kota Padang maka lakukanlah perbuatan tersebut. Masyarakat kota Padang butuh perhatian lebih dari para pemimpinnya”

Ini adalah bukti jika Mahyeldi tak hanya banyak berkata kata namun ia juga memberi contoh langsung kepada warganya. Mahyeldi mengajarkan kita bahwa menjadi pemimpin tak perlu sungkan untuk melakukan suatu kebaikan dengan tangannya sendiri. Sikap mahyeldi tersebut juga mengingatkan kita pada Khalifah Umar Bin Khattab.(d)